Home ยป Profil Amien Rais dan Rekam Jejaknya di Dunia Politik Indonesia
Election Indonesia Politics Politik

Profil Amien Rais dan Rekam Jejaknya di Dunia Politik Indonesia


Amien Rais adalah salah satu politikus senior di Indonesia. Pria kelahiran Solo ini mempunyai nama lengkap Muhammad Amien Rais. Ia dikenal sebagai politisi senior dan salah satu tokoh berpengaruh di era reformasi. Kiprah politik Amien Rais sudah tampak sejak Amien berkuliah di Jogja.

Nama Amien Rais mulai muncul di dunia perpolitikan Indonesia pada saat akhir pemerintahan Presiden Soeharto. Ia merupakan salah satu tokoh yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Rekam jejaknya di dunia politik, sudah tampak sejak Amien Rais kuliah. Saat kuliah, Amien Rais sudah aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan. Beberapa di antaranya adalah menjadi salah satu pendiri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jogja.

Amien Rais pernah menjabat sebagai Ketua MPR periode 1999-2004. Jabatan ini dipegangnya sejak ia dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999 pada Oktober 1999.

Profil Amien Rais

Amien Rais lahir pada 26 April 1944. Ia merupakan anak dari pasangan Syuhud Rais dan Sudalmiyah. Amien Rais dibesarkan di keluarga yang aktif dalam organisasi Muhammadiyah.

Pada 1969, Amien Rais menikah dengan teman masa kecilnya yang bernama Kusnasriyati Sri Rahayu. Dari pernikahan tersebut, Amien Rais dikaruniai 5 anak, yakni Ahmad Hanafi, Hanum Salsabiela, Ahmad Mumtaz, Tasniem Fauzia, dan Ahmad Baihaqy.

Pendidikan Amien Rais

Amien Rais menempuh pendidikan dasar hingga menengah di sekolah Muhammadiyah di Solo. Setelah lulus SMA, Amien Rais melanjutkan studi di Fakultas Sosial Politik, UGM.

Di tengah kesibukannya sebagai aktivis, Amien Rais menamatkan kuliah di UGM pada 1968. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya ke luar negeri. Ia meneruskan pendidikan magister Ilmu Politik di University of Notre Dame, Indiana, Amerika Serikat.

Pada 1974, Amien Rais menamatkan pendidikan masternya dan memperoleh Certificate on East-European Studies dari universitas yang sama. Sementara itu, gelar Doktoralnya diperoleh dari University of Chicago, Amerika Serikat dengan mengambil spesialisasi di bidang politik Timur dan selesai pada 1984. Sebagai informasi, ia menyabet gelar doktor pada 37 tahun. Selain itu, ia juga mengikuti program Postdoctoral Program di George Washington University pada 1986 dan di UCLA pada 1988.

Sekembalinya ke tanah air, Amien Rais pun menjadi dosen sekaligus sebagai guru besar Ilmu Politik di UGM. Ia mengajar mata kuliah Teori Politik Internasional, Sejarah dan Diplomasi di Timur Tengah, Teori-teori Sosialisme, hingga memegang mata kuliah Teori Revolusi dan Teori Politik di Program Pascasarjana UGM.

Di samping itu, Amien Rais juga mengelola Pusat Pengkajian Strategi dan Kebijakan yang dinaungi Yayasan Mulia Bangsa Yogyakarta. Lembaga ini mengkaji dan meneliti kebijakan-kebijakan yang diperlukan untuk memperkuat negara seperti masalah-masalah strategis yang berorientasi pada penguatan pilar-pilar kehidupan masyarakat Indonesia.

Dengan pengalamannya di banyak negara dan studi politik yang dilakukannya selama bertahun-tahun, Amien Rais memiliki pengetahuan yang sangat luas terutama soal hak asasi manusia dan demokrasi.

Perjalanan Politik Amien Rais

Pada 1998, Amien Rais turut mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN), salah satu partai yang mengikuti Pemilu 1999. Selain pendiri, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PAN yang pertama. Akan tetapi, hasil Pemilu 1999 tidak terlalu memuaskan bagi partainya. Meski begitu, Amien Rais berhasil terpilih menjadi Ketua MPR periode 1999-2004.

Gagasan Amien Rais memberikan pengaruh yang besar di politik nasional dan kestabilan negara. Salah satunya adalah dengan membentuk Poros Tengah saat persaingan politik nasional sedang memanas memperebutkan kursi kepresidenan setelah kepemimpinan BJ Habibie.

Atas manuver-manuver politiknya untuk bangsa Indonesia, Amien Rais disebut-sebut sebagai Bapak Bangsa.

Pada 2004, Amien Rais kembali maju dalam pemilihan presiden. Saat itu ia berpasangan dengan Siswono Yudohusodo mewakili PAN. Namun, lagi-lagi ia gagal meraih kemenangan setelah hanya meraih kurang dari 15% suara.

Terakhir, Amien Rais mendirikan partai baru dengan nama Partai Ummat pada 24 April 2021. Deklarasi secara nasional ini disiarkan secara langsung pada 29 April 2021 bertepatan dengan 17 Ramadan 1442 H.

Partai Ummat sempat dinyatakan tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024. Namun, setelah melakukan verifikasi faktual perbaikan, Partai Ummat dinyatakan lolos menjadi peserta Pemilu 2024.

Berdasarkan keputusan Sidang Majelis Syura, Amien Rais mewakili Partai Ummat mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024.

Nah, itulah profil Amien Rais seorang politisi senior yang sempat menjadi guru besar di UGM. Semoga bermanfaat, Lur!

Sumber : Detik.com

Translate