Home » Projo Harap Budaya Politik Indonesia Dibangun dengan Rasa Saling Menghormati
Budaya Indonesia Politics Politik

Projo Harap Budaya Politik Indonesia Dibangun dengan Rasa Saling Menghormati


Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi berharap budaya politik di Indonesia dibangun dengan rasa saling menghormati agar semua pihak dapat bekerja sama demi kemajuan Indonesia.

“Hal yang kami tekankan adalah bagaimana politik di Indonesia harus dibangun dengan respek dan rasa hormat dengan semua kelompok yang ada,” kata Budi Arie dalam konferensi pers Rakernas VI Projo di Jakarta, Minggu (15/10).

Menurut dia, hal tersebut diperlukan untuk mewujudkan kebersamaan dan persatuan yang solid antara semua pihak untuk memajukan Indonesia.

Karena itu, Budi Arie mengatakan bahwa Projo menghormati semua pihak atas pilihan bakal calon presiden (bacapres) mereka masing-masing karena perbedaan pilihan dalam pemilu dan pilpres adalah hal yang biasa terjadi.

“Orang mau dukung siapa pun boleh, mau dukung calon presiden siapa pun tidak masalah,” katanya.

Namun Budi Arie mengaku keberatan jika ada pihak-pihak yang mendeklarasikan dukungan mereka kepada bacapres lain selain Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan mengatasnamakan Projo.

“Hal yang membuat kami keberatan adalah entah (pihak-pihak yang mengatasnamakan diri sebagai Projo itu) kurang kreatif atau Projo ini menjadi (komponen pemenangan capres yang) sangat penting, sehingga namanya perlu dicatut,” ujarnya.

Untuk diketahui, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo wilayah Jakarta Utara, Selatan, dan Timur, mendeklarasikan dukungannya kepada bacapres yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, di Jakarta, Minggu.

Ketua Umum Projo Ganjar Haposan Situmorang mengatakan bahwa organisasi relawan yang dipimpinnya tidak berkhianat karena tidak ikut mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto.

“Jadi, Budi Arie (Ketum DPP Projo) yang mengkhianati mukadimah itu (kesepakatan Projo sebagai afiliasi PDIP). Itu harus diingat. Saya ada bukti itu,” kata Haposan Situmorang usai menghadiri deklarasi dukungan Ganjar Pranowo di Jakarta, Minggu.

Haposan mengatakan bahwa relawan Projo atau Pro Jokowi didirikan oleh orang-orang PDIP untuk mendukung dan memenangkan capres yang diusung partai tersebut dalam pilpres.

Sumber : Realita Rakyat

Translate