Home » Kritik Pedas Fahri Hamzah Situasi Politik Indonesia : Basa basi hingga Main Lotre
Berita Indonesia News Politics Politik

Kritik Pedas Fahri Hamzah Situasi Politik Indonesia : Basa basi hingga Main Lotre


Mataram (NTB Satu) – Politisi vokal Fahri Hamzah kembali mengkritik pedas situasi politik Indonesia terkini dalam akun media sosialnya. Pria bersuara lantang itu mengungkapkan, dinamika politik saat ini hanyalah basa-basa politik semata.

“Saya bilang setahun lalu, ini semua bohong. Dan setahun sudah makan berapa restoran, berapa warung kopi, ribuan cipika cipiki, dan basa basi serta saling puji,” tulisnya dalam akun Facebooknya Selasa, 5 September 2023.

Mantan aktivis 98 itu mengungkapkan, rakyat saat ini sedang menahan sakit terhadap apa yang sedang terjadi. Lebih-lebih pada persoalan politik yang makin hari makin tak karuan.

“Sekarang saling maki dan saling lapor polisi dan kami rakyat harus menonton atraksi ini menahan sakit hati,” jelasnya.

Menilai politik saat ini, mantan Wakil Ketua DPR RI itu kembali berseloroh, ia mengatakan permainan politik akhir-akhir ini hanyalah untuk dagangan saja, tidak lebih dari itu.

“Berbagai ancaman dilontarkan kira-kira bunyinya, ‘Awas kalau gak segera dukung dan deklarasi dia, bisa tamat partai anda. Umat tak akan pilih’. Pikir saya, macam betul aja ini kawan. Jadi itu hanya siasat merebut ceruk pasar politik baru. Umat hanya jadi dagangan saja,” imbuh pria asli Sumbawa itu.

Selain menyindir politik hanya untuk dagangan saja, Bang FH sapaan akrabnya, juga melihat politik tidak sampai pada narasi perbaikan sistem, tapi hanyalah basa-basi semata.

“Memang semua mereka korban sistem yang buruk. Tapi, setahun ini tidak ada narasi perbaikan sistem. Hanya basa basi kuliner dan pura-pura rapat serius,” kilahnya.

Tak ingin larut dalam kondisi seperti itu, ia menginginkan agar pemilihan Presiden tercipta dari cara yang baik dan terhormat, bukan dengan untung-untungan.

“Sekarang, jelang 50 hari pendaftaran, ayo kita normal kembali. Ini kita mau milih pemimpin tertinggi Republik, bukan mau main lotre,” tandasnya. 

Sumber : NTB Satu

Translate